Cuaca di Kota Marisa Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, akhir-akhir ini lagi ekstrim-ekstrimnya. Kadang panas, kadang hujan. Dan akibat dari cuaca yang lagi galau ini, udah hampir seminggu Azka kena sakit Flu dan Batuk.

Sebagai orang tua, pastinya sangat sedih jika anak kesayangan kita lagi sakit. Untunglah, flu dan batuk ini tidak terlalu mempengaruhi pola makannya dan semangat bermainnya. Resep tradisional dan resep dokter sudah diberikan, Insya Allah akan ada perubahan. Amin...

Namun selain memberikan obat dan merawatnya dengan baik, Aku juga slalu mendoakannya agar cepat sembuh dan tetap mendapatkan perlindungan dari Allah SWT. Amin..

Dan inilah Doa Terbaik untuk Anak yang wajib dipanjatkan Orang Tua agar anak kita cepat sembuh dari sakit dan senantiasa mendapatkan perlindungan...


DOA TERBAIK UNTUK ANAK YANG SEDANG SAKIT

BISMILLAAHIL KABIIRI NA'UUZU BILLAAHIL 'AZIIMI MIN SYARRI 'IRQIN WA MIN SYARRI HARRIN NAARI

Artinya : "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Besar, Kami berlindung kepada Allah Yang Maha Agung dari sakitnya darah mengalir (luka) dan dari buruknya panas"


Semoga bermanfaat untuk teman-teman blogger, khususnya sesama muslim. Doakan Azka agar cepat sembuh ya.. Amin



sumber gambar : mummycool



Hai sobat diary, maaf jarang update. Biasalah masalah klasik, sibuk dengan rutinitas kantor. Ceritaku kali ini tentang liburan kemarin di kampung halaman. Mulai dari tanggal 13 sampai dengan tanggal 17 April 2017. Judulnya kayak mengarang bebas waktu zaman SD dulu ya? Hahaha.. Yang penting bisa cuap-cuap lagi deh ngisi diariku... mumpung lagi gak ada gangguan si kecil.

Tulisanku memang rada-rada narsis, tapi inilah aku apa adanya. Namanya aja Diary tentang sebuah perjalanan. Lagian ini untuk mengungkapkan rasa senangku, makanya gak rela untuk melewatkan moment-moment kemarin di diary ini. Moment pulkam dengan memanfaatkan libur Paskah ditempat kelahiranku. Selama 3 hari aku manfaatkan waktu untuk melepas rindu di Kampung Halaman, Upai Kotamobagu.

Ondewey Go to Kota Gorontalo

Kamis, 13 April aku dan suami start dari Kota Marisa Kabupaten Pohuwato dengan menggunakan mobil sewa. Sekitar pukul 10.00 kami dijemput di Kos Citra Mandiri. Ternyata kami penumpang yang terakhir dijemput, karena setelah naik, mobil langsung meluncur ke Kota Gorontalo.

Sepanjang jalan Kota Marisa – Gorontalo, Azka gak rewel. Dia tidur terus dipelukan ayahnya. Kami turun di Kota Isimu sekitar pukul 14.00 WITA untuk menunggu mobil berikutnya menuju Kota Kotamobagu, mobil PO. Garuda Totabuan yang khusus menyediakan rute perjalanan Gorontalo-Kotamobagu PP. Selama transit di Isimu kami berada di Rumah Makan Sederhana, RM. Rolin Jaya.

Otewe Kotamobagu

Sekitar pukul 15.30 WITA, mobil merapat menjemput kami. Cukup lama kami menunggu sampai bosan. Tak lama mengatur barang bawaan ke dalam mobil, sopir langsung tancap gas menuju Kota Komamobagu.

Perjalanan ditempuh selama 7 jam. Selama perjalanan, Azka ganti popok di Atinggola pukul 17.30 WITA karena udah B.A.B. Awalnya azka menikmati perjalananan, gak rewel dan terlihat santai berceloteh, netek sampai ketiduran.

Tetapi memasuki wilayah Bolmut kawasan Batu Meja Bolaang Mongondow Utara, sekitar pukul 20.00 WITA, Azka mulai mual, keringat dingin dan akhirnya muntah. Rupanya dia mabuk perjalanan. Baru sekali ini dia mengalami hal ini. Mungkin pengaruh isi mobil yang agak sesak. Untung rewelnya gak lama, dan wilayah ini merupakan Rest Area bagi mobil garuda jurusan Gorontalo – Kotamobagu jadi bisa langsung diatasi deh..

Sambil istirahat makan dan minum teh hangat, aku mengganti pakaian Azka yang kena muntah. Berikan azka kehangatan dengan ASI. Kasihan dia, rupanya gak tahan dengan perjalanan yang rutenya jauh.

Setelah semua penumpang selesai makan, kami pun melanjutkan perjalanan. Azka udah enjoy kembali hingga tiba di Kota Kotamobagu sekitar pukul 11 malam WITA. Capeknya...

Tiba di Rumah

Rupanya keluargaku masih menunggu kedatangan kami walau telah larut malam. Suasana pun jadi ramai dengan kedatanganku, suami dan anakku. Azka disambut bak seorang pangeran.. cieeeee... maklum mama dan papa lagi kangen-kangennya dengan Azka.

Saking capeknya kami tidur pulas malam itu ditemani dinginnya cuaca Kelurahan Upai yang terletak di ketinggian Kota Kotamobagu.

Bernostaliga dengan Kamar Bayinya

Keeskoan harinya, Jumat 14 April, Azka bermain di kamarnya yang dulu ketika baru keluar dari RS. Datoe Binangkang. Masih lengkap dengan aksesoris dan tempat tidurnya. Karena usianya memasuki 4 bulan dia telah sedikit mengerti dengan lingkungan sekitarnya. Walhasil, dia pun keheranan dengan aksesoris di dinding kamarnya yang full color, gambar pesawat, mobil polisi, dll.



Setiap bangun pagi selama kami di rumah, Azka pasti langsung bermain dan berusaha meraih gambar-gambar yang ada di dinding kamarnya.

Azka Dapat Teman Baru

Hari pertama di Upai, belum ada agenda jalan-jalan, hanya di rumah seharian bantu-bantu mama di dapur. Azka bermain bersama teman-teman seusianya sambil bergantian yang menjaganya. Untunglah tetangga disekitar rumah yang masih family juga punya anak kecil seusia Azka.
Walau masih bermain secara individual ketika berkumpul, terlihat Azka senang mendapatkan teman baru, Cahaya dan Alfi.



Belanja di Abdi Supermarket


Sekitar pukul 15.30 WITA, aku belanja kebutuhan dan keperluan Azka di Abdi Supermarket sekalian ajak Azka jalan-jalan, beli popok, sabun bayi, dll. Kami gak terlalu lama di dalam supermarket, karena Azka sangat aktif sekali menyentuh semua barang-barang dan sering berulah. Aku takut dia nanti merusak barang-barang jualan dan malah menjadi masalah.

Lihat saja ulahnya, langsung tidur-tiduran di lantai supermarket... Hmmm bandelnya....




Menjenguk Ade Albi

Sorenya, aku dan suami bersilaturahmi ke rumah teman sekelasku dulu, Ninang di Kelurahan Bilalang. Bukan hanya sekedar teman, Ninang sudah kuanggap menjadi keluarga bahkan saudaraku. Kebetulan dia punya anak bayi juga, Namanya Albi, jadi sekalian melihat anaknya. Sejak mengandung hingga bersalin aku gak pernah menjenguknya karena jarak yang sangat jauh.
Dari semua teman se-gank ku dulu, ninang yang terakhir menikah. Terakhir kami reunian pada pertengahan tahun 2016. Kangen dengan kalian semua.., yang udah sibuk dengan urusan keluarga masing-masing dan rutinitas rumah tangga  Kapan yah kita bisa ngumpul lagi.





Silaturahmi ke Biga

Sabtu, 15 April, bertepatan dengan usia Azka genap 14 bulan, kami bersilaturahmi ke rumah tanteku yang ada di Kelurahan Biga. Sepulang dari tanah suci hingga saat ini aku belum ketemu dengan tanteku.

Cukup lama disana hingga siang hari, celoteh sana sini hingga merencanakan jalan-jalan sore nanti. Balik kerumah saat Azka udah ngantuk dan mau bobok.

Jalan-Jalan ke Villa Mooat

Sorenya, kami pun jalan-jalan ke Taman Bunga Villa Mooat, tempat yang lagi viral di Bolaang Mongondow. Sekalian melihat Kebun Strawberry dan Danau Mooat. Seru-seruan bareng family tersayang sambil nikmati kuliner dan dinginnya Jalur Kaki Gunung Ambang. (Storynya baca disini)





Kuliner Tinutuan

Hari Minggu, 16 April gak ada planning lagi. Hari terakhir liburanku kali ini, makanya di rumah aja bersama mama papa ipiet. Paginya hanya jalan-jalan pagi didepan rumah trus nikmati Kuliner Tinutuan, Bubur Khas Manado di Kantin Mama Pinkan. Hmmmm buburnya enak dan bergizi lho...




Nongkrong di Texas

Seharian mama main bersama anakku. Sebenarnya rencana mama, Azka ditinggalkan dulu di Upai, biar nanti dijemput lagi minggu depannya. Suamiku belum menyetujuinya dengan pertimbangan Azka masih menetek hingga skarang ini. Sabar ya mama, ntar juga Azka diantar kesini kok kalo dia udah 3 tahunan, Insya Allah. Amin.

Bete juga seharian di rumah, sorenya kami JJS bersama adikku Ipiet nongkrong di Texas Mall Paris Kotamobagu, sekalian ngajak Azka bermain di luar rumah.




Pulang Gorontalo

Besoknya 17 April, aku bangun sekitar pukul 05.00 pagi ntuk nyiapin semua keperluan kami di jalan nanti saat otewe Kota Gorontalo. Siapin barang-barang bawaan lainnya. Sepagi itu? Iya, karena kami pulang naik Bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) Jaya Indah. Startnya jam 7.30 tepat, jadi harus stand by sepagi ini.

Setelah semuanya siap, pukul 6 lewat sedikit, kami otewe ke Terminal Mongkonai, diantar pakai mobil oleh papaku. Mama dan ipiet pun turut serta ke Terminal Mongkonai. Selamat tinggal mama, papa, ipiet. Sampai jumpa lagi di liburan berikutnya. Doakan yana dan keluarga sehat-sehat terus... Amin.




Selfie disamping Sopir Bus AKAP. Suamiku gak mau berpose, hehe

Bus berangkat tepat waktu. Alhamdulillah kami dapat tempat duduk disamping Sang Sopir Bus AKAP, terlihat lebih luas dari tempat duduk lainnya sehingga anakku gak mabuk lagi di perjalanan.

Tiba di Terminal Isimu Kabupaten Gorontalo sekitar pukul 14.00 WITA. Melanjutkan lagi sisa perjalanan yang masih 4 jam lagi ke Kota Marisa. Suami memesan mobil via handphone dan nanti dijemput sekitar pukul 16.30 WITA. Lamanya menunggu. Selama diperjalanan ke Marisa diguyur hujan. Tiba di Marisa sekitar jam 9 malam. Langsung beres-beres barang bawaan, dan cusssss teparrrrrrr ngilangin capek. Cos besoknya start ngantor lagi. 


Diusianya yang ke 14 bulan ini, Azka sudah mulai biasa berinteraksi dengan anak-anak lain seusianya, bahkan yang lebih tua darinya. Dia mulai minat dengan bayi lain, bermain bersama kendati masih bersifat individual.

Alhamdulillah seiring dengan kemandiriannya pada perkembangan di usianya ke 14 bulan, aku sering mengajarkan azka bagaimana mengontrol kestabilan emosinya, misalnya dengan berbagi mainan bersama teman sebayanya. Mulai diajarkan bertanggung jawab dan mengendalikan perasaannya.



Terkadang Azka sering langsung menjambak rambut anak bayi yang lain. Trus dia paling suka menusuk mata teman bermainnya. Hal ini yang aku takutkan jika azka berbaur dengan anak seusianya. Terlalu agresif dan terkesan mengintimidasi. Takutnya bisa mencederai anak yang lain.

Mungkin pengaruh dari rasa ingin tahunya yang terlalu tinggi, sehingga Azka terlihat seperti mengganggu anak lain.



Aku sebagai orang tua selalu mengawasi setiap pergerakannya, mencegahnya secara baik-baik. Bukan dengan cara membentak dan meresponnya mendadak secara kasar, melainkan diberitahukan dan dibimbing. Karena diusia ini mereka rentan memperhatikan tingkah laku orang-orang dewasa dengan bersungguh-sungguh dan meniru tindakan tersebut dan secara alamiah bayi memiliki kemampuan menyimpan informasi yang berasal dari penglihatan, pendengaran, dan melalui indera lainnya. Jangan sampai akan mempengaruhi jiwa sosial mereka.

Bukan hanya meniru tingkah laku orang dewasa, Azka pun sudah mampu merespon melalui ocehan yang kebanyakan berupa permintaan, perintah, dan kata-kata singkat seakan dia sudah bisa bercakap-cakap.

Sobat Diary, melihat perkembangan anak kita tentu saja sangat menyenangkan bukan? Lucu, menggemaskan dan terkadang menyebalkan jika yang kita larang serasa diacuhkan. Dengan kesabaran dan ketelatenan, insya Allah anak kita akan terus berkembang sesuai dengan tahapannya.


Sehari setelah tiba di Kampung Halaman, kemarin aku jalan-jalan ke rumah sepupu yang ada di Biga. Silaturahmi dengan Aki dan Ba’ay Eet untuk melepas rasa kangen dengan seluruh family yang ada disana.

Berawal dari ngobrol-ngobrol dengan Kak Ayu, entah dari mana awalnya timbul ide dan keinginan untuk jelong-jelong. Mumpung lagi liburan dan jarang-jarang pulkam rasanya rugi kalo gak dimanfaatkan untuk jalan-jalan. Bingung mau Jalan-jalan ke mana selama di kampung halaman.

Karena jarang pulang kampung juga efeknya jadi kurang update dehhh tempat yang lagi ngetrend dan kekinian gitu di Wilayah Kotamobagu dan sekitarnya hehehheeee..

Beruntung ada satu tempat yang lagi viral di medsos Facebook. Kata Kak Ayu lagi kekinian dan lagi heboh-hebohnya di kalangan netizen wilayah Kotamobagu dan sekitarnya, yakni Taman Bunga Villa Mooat disekitar Danau Mooat Bolaang Mongondow. Gak gaul kalo gak berpose ditempat ini... berselfie ria dengan keluarga dan teman-teman.

Benarkah?

Karena penasaran, kami pun pada sore harinya berkesempatan jalan-jalan ke lokasi kekinian di Kotamobagu. Tak hanya Villa Mooat, ternyata Kebun Kol dan Kebun Strowberry pun saat ini lagi ngetrend.

Aaasyiiikkkkkk kite jalan-jalan lagiiiii... Start otewe pukul 16.45 waktu Indonesia bagian Upai :D. Dengan mobil pic up milik Kak Ayu kami pun duduk manis di belakang. Siapa aja yang ikut? aku, suamiku, Azka, Mama, Papa, Adikku, Tante, Sepupu-sepupuku dan para kurcaci-kurcaci anaknya Kak Ayu, Zahra dan Aqilla.

Jalanan menuju ke lokasi sangat berliku melewati Desa Moyag, Bungkuday, Modayag dan Purworejo (perkampungan transmigrasi jawa). Arahnya menuju lokasi pendakian di kaki Gunung Ambang, sehingga cuaca sangat dingin dan berkabut. Saking dinginnya Azka yang semula duduk manis di belakang akhirnya ketiduran dipangkuanku.

Karena tujuan kami menuju Villa Mooat, maka Kebun Kol, Kebun Strowberry dan Danau Mooat kami lewati dulu. Tancap gasss berpacu dengan waktu yang makin gelap.

Pukul 17.50 WITA kami tiba di lokasi Villa Mooat. Ternyata jauh juga kesini, lebih kurang 1 jam berada di mobil. Cuaca makin dingin dan senja sedikit lagi akan berlalu. Kami buru-buru masuk ke Taman Bunga Villa Mooat. Wahhh.. ternyata banyak juga pengunjungnya. Ada yang udah selesai acara selfienya, ada juga yang barusan tiba. Ada apa sebenarnya di Villa Mooat?

Weleh-weleh.. ternyata hanya taman bunga yang tertata asri, indah dan natural banget. Pantasan lagi ngetop di Medsos facebook, karena banyak yang berselfie dan bergroufie ria disini trus dishare dimedsos. Ehhh ada juga yang lagi foto prewedding. Pokoknya ramai banget kayak dipasar, ramainya hanya berfoto ria doang.


Foto bersama family di Taman Bunga Villa Mooat.
minus Papa dan Aki Anugerah (lagi jagain mobil) dan Suamiku (yang jepret)

Untuk bisa masuk di Taman Bunga Villa Mooat ada tarifnya lho, satu orang Rp.5000, untuk mobil dikenakan tarif Rp.10.000. Trus yang mau pre wedding tarifnya lebih mahal, dibanderol Rp.200.000 per session. Siapa tau ada yang mau prewed disini, hehehe...

Tiba di lokasi langsung jepret-jepret, pasang aksi sok imut sok manis, selfie ria dan groufie bareng family, semua pada sibuk dengan gayanya masing-masing.. Lucunya, si kecil Azka geregetan pas liat pohon bongsai, dia pun langsung memeluk pohon itu, mungkin karena pohonnya yang agak tajam diapun kaget dan langsung nangis, trus gak mau lagi di photo dekat pohon bongsai heheheheee....


Aku dan sepupuku, Kak Ayu
(Dibelakang terlihat pengunjung lain yang lagi selfie)


Zahra dan Aqilla, 2 Kurcaci anaknya Kak Ayu

Waktu kami untuk foto-foto gak lama, karena mulai malam. Makin gelap dan makin dinginnn.. brrrrrr...

Mmmm gak bisa ke kebun kol sama kebun strowbery lagi, padahal ingin skali mampir di sana.. :( Jadi buat teman-teman di Kotamobagu yang ingin ke Villa Mooat mumpung lagi Kekinian heheheeee sebaiknya datang sekitar pukul 3 sore biar bisa mampir ke semua tempat yang lagi hits gituuuuuu....

Rasa dingin membuat perut kami laparrr dan membawa kami mampir ke salah satu rumah makan sederhana di sekitar Desa Purworejo. Rumah makan disekitar sini menyediakan kuliner Jagung (milu manis rebus). Jagungnya masih fresh. Selain jualan jagung rebus, ready juga mie rebus sama nasi goreng.

Acara makan-makan pun dimulai, aku dan suamiku memesan mie rebus dipakai jagung rebus sama minuman teh panas. Semuanya makan dengan lahap. Aku pun khilaf, makannya sungguh terlaluuuuuu.. heheheeeee...


Menu yang aku pesan buat menghilangkan rasa dingin
di jalur kaki gunung Ambang



Ternyata Mie Rebus di campur Jagung Manis enak juga ya :D

Setelah perut kenyang, kami pun langsung pulang, si Kecil Azka pindah duduk didepan bobo manis dipangkuan dan pelukan Ba’ay.

Hari itu pun terasa indah, terasa bahagia setelah sekian lamanya aku, suami dan si baby Azka gak pulang kampung. Ternyata bahagia itu sederhana, cukup luangkan waktu walau sebentar bersama orang-orang tersayang...

Hari ini mau kemana lagi ya?
Blogger Perempuan