Banyak Wanita Melakukan Hal Ini, Setelah Kamu Membacanya Pasti Akan Ikut Melakukannya Karena Ini Sangat Berguna

Sepatu adalah salah satu barang yang menjadi favorit wanita, bahkan ada beberapa diantaranya menjadikan sepatu sebagai koleksi mewahnya.

Sepatu hak tinggi jadi salah satu sepatu yang paling digemari oleh para kaum hawa. Namun, sayangnya banyak yang mengeluhkan ‘penderitaan’ saat mengenakan sepatu hak tinggi ini.

Keluhannya antara lain kaki yang lelah dan merasa sakit karena harus menopang berat tubuh dengan sepatu berhak tinggi.

Well, Jika Anda memang sering merasakan masalah ini ada baiknya menyimak beberapa tips jitu seperti yang dilansir dari laman geniusbeauty ini untuk mengatasi rasa sakit saat mengenakan high heels.

1. Antiperspirant

Oleskan saja gel antiperspirant pada bagian sepatu khususnya tumit. Ini akan mempertahankan kelembaban dalam sepatu high heels dan mengurangi terjadinya gesekan sehingga kaki kamu tak akan merasa sakit.

2. Ikat Jari Kaki


Metode ini sering digunakan oleh model-model yang harus berlenggak-lenggok di atas catwalk. Mereka harus menggunakan sepatu hak tinggi dalam jangka waktu yang cukup lama. Mereka pun menggunakan trik mengikat jari tengah dan jari manis pada kaki mereka dengan plester khusus yang sering dipakai saat operasi. Ini akan membantu mengurangi tekanan pada saraf antara jari kaki.

3. Bekukan Sepatu

Masukkan sepatu dalam kantong bersih dan isi setengahnya dengan air. Setelah itu masukkan dalam freezer dan biarkan sampai membeku. Saat air membeku ini akan membuat sepatu lebih lentur sehingga kamu tak akan kesakitan saat menggunakannya. Sayangnya metode ini tak cocok untuk sepatu berbahan suede.


4. Petroleum Jelly

Ini akan membantu mengurangi gesekan yang bisa membuat kaki terasa sakit. Oleskan saja permukaan dalam sepatu dengan petroleum jelly ini.

Simple bukan?

Sepatu hak tinggi akan membuat penampilanmu makin cantik dan mempesona. Namun, jika memang tak kuat untuk mengenakannya setiap hari maka jangan memaksakannya. Pilih saja sepatu yang mengedepankan kenyamanan.

Semoga bermanfaat.

Sebagai orang tua, pastinya sangat sedih jika anak kita lagi sakit. Minggu kemarin Azka kena demam, flu dan batuk. Untunglah, flu dan batuk ini tidak mempengaruhi pola makannya dan semangat bermainnya. Resep tradisional dan resep dokter sudah diberikan, Alhamdulillah sekarang udah baikan.

Selain mengobatinya dengan resep dokter dan obat tradisional, aku sempatkan untuk googling cara ampuh atasi Flu pada anak Batita. Ternyata dapat dan tips-tipsnya lumayan ampuh juga. Alhamdulillah.

Karena bermanfaat aku repost lagi di Diaryku ini, siapa tau ada yang membutuhkan Tips Ampuh Mengatasi Flu Pada Balita, Para Orang Tua Wajib Tau..!!!

Oh ya, untúk mengurangi lendir di hidúng bayi, pada prinsipnya boleh dikerjakan dengan pipet pada balita tetapi harús dengan hati-hati, dan tak perlú dikerjakan terlalú dalam karena takutnya akan melúkai dan merangsang refleks yang merúgikan dan menyebabkan ketidaknyamanan.



Alternatif yang dapat dikerjakan úntúk mengúrangi flú pada bayi adalah dengan cara sebagai berikút :

1. Jemur

Jemur anak saat pagi hari dengan cara teratur dengan menepuk-nepuk pundaknya (anak ditengkurapkan).

2. Gendong

Gendong Balita dengan posisi tubuhnya ditempelkan pada tubuh kita dan usapkanlah balsem untuk balita pada punggungnya.

3. Lakúkan pengúapan alami (inhalasi)

Caranya, letakan ember kecil yang berisi air panas dan kemudian teteskan sedikit minyak telon. Biarkan bayi menghirup uap dari air tersebut . Dengan cara ini akan membantu balita melegakan hidungnya yang tersumbat.

4. Disarankan tidak mempergúnakan AC

Suhu rendah pada AC akan memperparah keadaan hidung bayi. Saat sebelum pergi tidur, kita dapat juga memoleskan minyak telon pada perut, punggung dan juga area dada sang bayi, sertai dengan pijatan yang lembut.

5. Atur posisi tidur bayi

Miringkan tubuh bayi saat tidur, jadi ketika hidung kiri bayi anda tersumbat kita dapat memiringkan tidurnya ke samping kanan, bila hidung kanan yang tersumbat kita dapat memiringkannya ke samping kiri. Tetapi upayakan posisi kepala terus lebih tinggi dari posisi tubuh anak balita.

Demikianlah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu meredakan flu dan pilek pada balita.

Semoga bermanfaat...


Cuaca di Kota Marisa Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, akhir-akhir ini lagi ekstrim-ekstrimnya. Kadang panas, kadang hujan. Dan akibat dari cuaca yang lagi galau ini, udah hampir seminggu Azka kena sakit Flu dan Batuk.

Sebagai orang tua, pastinya sangat sedih jika anak kesayangan kita lagi sakit. Untunglah, flu dan batuk ini tidak terlalu mempengaruhi pola makannya dan semangat bermainnya. Resep tradisional dan resep dokter sudah diberikan, Insya Allah akan ada perubahan. Amin...

Namun selain memberikan obat dan merawatnya dengan baik, Aku juga slalu mendoakannya agar cepat sembuh dan tetap mendapatkan perlindungan dari Allah SWT. Amin..

Dan inilah Doa Terbaik untuk Anak yang wajib dipanjatkan Orang Tua agar anak kita cepat sembuh dari sakit dan senantiasa mendapatkan perlindungan...


DOA TERBAIK UNTUK ANAK YANG SEDANG SAKIT

BISMILLAAHIL KABIIRI NA'UUZU BILLAAHIL 'AZIIMI MIN SYARRI 'IRQIN WA MIN SYARRI HARRIN NAARI

Artinya : "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Besar, Kami berlindung kepada Allah Yang Maha Agung dari sakitnya darah mengalir (luka) dan dari buruknya panas"


Semoga bermanfaat untuk teman-teman blogger, khususnya sesama muslim. Doakan Azka agar cepat sembuh ya.. Amin



sumber gambar : mummycool



Hai sobat diary, maaf jarang update. Biasalah masalah klasik, sibuk dengan rutinitas kantor. Ceritaku kali ini tentang liburan kemarin di kampung halaman. Mulai dari tanggal 13 sampai dengan tanggal 17 April 2017. Judulnya kayak mengarang bebas waktu zaman SD dulu ya? Hahaha.. Yang penting bisa cuap-cuap lagi deh ngisi diariku... mumpung lagi gak ada gangguan si kecil.

Tulisanku memang rada-rada narsis, tapi inilah aku apa adanya. Namanya aja Diary tentang sebuah perjalanan. Lagian ini untuk mengungkapkan rasa senangku, makanya gak rela untuk melewatkan moment-moment kemarin di diary ini. Moment pulkam dengan memanfaatkan libur Paskah ditempat kelahiranku. Selama 3 hari aku manfaatkan waktu untuk melepas rindu di Kampung Halaman, Upai Kotamobagu.

Ondewey Go to Kota Gorontalo

Kamis, 13 April aku dan suami start dari Kota Marisa Kabupaten Pohuwato dengan menggunakan mobil sewa. Sekitar pukul 10.00 kami dijemput di Kos Citra Mandiri. Ternyata kami penumpang yang terakhir dijemput, karena setelah naik, mobil langsung meluncur ke Kota Gorontalo.

Sepanjang jalan Kota Marisa – Gorontalo, Azka gak rewel. Dia tidur terus dipelukan ayahnya. Kami turun di Kota Isimu sekitar pukul 14.00 WITA untuk menunggu mobil berikutnya menuju Kota Kotamobagu, mobil PO. Garuda Totabuan yang khusus menyediakan rute perjalanan Gorontalo-Kotamobagu PP. Selama transit di Isimu kami berada di Rumah Makan Sederhana, RM. Rolin Jaya.

Otewe Kotamobagu

Sekitar pukul 15.30 WITA, mobil merapat menjemput kami. Cukup lama kami menunggu sampai bosan. Tak lama mengatur barang bawaan ke dalam mobil, sopir langsung tancap gas menuju Kota Komamobagu.

Perjalanan ditempuh selama 7 jam. Selama perjalanan, Azka ganti popok di Atinggola pukul 17.30 WITA karena udah B.A.B. Awalnya azka menikmati perjalananan, gak rewel dan terlihat santai berceloteh, netek sampai ketiduran.

Tetapi memasuki wilayah Bolmut kawasan Batu Meja Bolaang Mongondow Utara, sekitar pukul 20.00 WITA, Azka mulai mual, keringat dingin dan akhirnya muntah. Rupanya dia mabuk perjalanan. Baru sekali ini dia mengalami hal ini. Mungkin pengaruh isi mobil yang agak sesak. Untung rewelnya gak lama, dan wilayah ini merupakan Rest Area bagi mobil garuda jurusan Gorontalo – Kotamobagu jadi bisa langsung diatasi deh..

Sambil istirahat makan dan minum teh hangat, aku mengganti pakaian Azka yang kena muntah. Berikan azka kehangatan dengan ASI. Kasihan dia, rupanya gak tahan dengan perjalanan yang rutenya jauh.

Setelah semua penumpang selesai makan, kami pun melanjutkan perjalanan. Azka udah enjoy kembali hingga tiba di Kota Kotamobagu sekitar pukul 11 malam WITA. Capeknya...

Tiba di Rumah

Rupanya keluargaku masih menunggu kedatangan kami walau telah larut malam. Suasana pun jadi ramai dengan kedatanganku, suami dan anakku. Azka disambut bak seorang pangeran.. cieeeee... maklum mama dan papa lagi kangen-kangennya dengan Azka.

Saking capeknya kami tidur pulas malam itu ditemani dinginnya cuaca Kelurahan Upai yang terletak di ketinggian Kota Kotamobagu.

Bernostaliga dengan Kamar Bayinya

Keeskoan harinya, Jumat 14 April, Azka bermain di kamarnya yang dulu ketika baru keluar dari RS. Datoe Binangkang. Masih lengkap dengan aksesoris dan tempat tidurnya. Karena usianya memasuki 4 bulan dia telah sedikit mengerti dengan lingkungan sekitarnya. Walhasil, dia pun keheranan dengan aksesoris di dinding kamarnya yang full color, gambar pesawat, mobil polisi, dll.



Setiap bangun pagi selama kami di rumah, Azka pasti langsung bermain dan berusaha meraih gambar-gambar yang ada di dinding kamarnya.

Azka Dapat Teman Baru

Hari pertama di Upai, belum ada agenda jalan-jalan, hanya di rumah seharian bantu-bantu mama di dapur. Azka bermain bersama teman-teman seusianya sambil bergantian yang menjaganya. Untunglah tetangga disekitar rumah yang masih family juga punya anak kecil seusia Azka.
Walau masih bermain secara individual ketika berkumpul, terlihat Azka senang mendapatkan teman baru, Cahaya dan Alfi.



Belanja di Abdi Supermarket


Sekitar pukul 15.30 WITA, aku belanja kebutuhan dan keperluan Azka di Abdi Supermarket sekalian ajak Azka jalan-jalan, beli popok, sabun bayi, dll. Kami gak terlalu lama di dalam supermarket, karena Azka sangat aktif sekali menyentuh semua barang-barang dan sering berulah. Aku takut dia nanti merusak barang-barang jualan dan malah menjadi masalah.

Lihat saja ulahnya, langsung tidur-tiduran di lantai supermarket... Hmmm bandelnya....




Menjenguk Ade Albi

Sorenya, aku dan suami bersilaturahmi ke rumah teman sekelasku dulu, Ninang di Kelurahan Bilalang. Bukan hanya sekedar teman, Ninang sudah kuanggap menjadi keluarga bahkan saudaraku. Kebetulan dia punya anak bayi juga, Namanya Albi, jadi sekalian melihat anaknya. Sejak mengandung hingga bersalin aku gak pernah menjenguknya karena jarak yang sangat jauh.
Dari semua teman se-gank ku dulu, ninang yang terakhir menikah. Terakhir kami reunian pada pertengahan tahun 2016. Kangen dengan kalian semua.., yang udah sibuk dengan urusan keluarga masing-masing dan rutinitas rumah tangga  Kapan yah kita bisa ngumpul lagi.





Silaturahmi ke Biga

Sabtu, 15 April, bertepatan dengan usia Azka genap 14 bulan, kami bersilaturahmi ke rumah tanteku yang ada di Kelurahan Biga. Sepulang dari tanah suci hingga saat ini aku belum ketemu dengan tanteku.

Cukup lama disana hingga siang hari, celoteh sana sini hingga merencanakan jalan-jalan sore nanti. Balik kerumah saat Azka udah ngantuk dan mau bobok.

Jalan-Jalan ke Villa Mooat

Sorenya, kami pun jalan-jalan ke Taman Bunga Villa Mooat, tempat yang lagi viral di Bolaang Mongondow. Sekalian melihat Kebun Strawberry dan Danau Mooat. Seru-seruan bareng family tersayang sambil nikmati kuliner dan dinginnya Jalur Kaki Gunung Ambang. (Storynya baca disini)





Kuliner Tinutuan

Hari Minggu, 16 April gak ada planning lagi. Hari terakhir liburanku kali ini, makanya di rumah aja bersama mama papa ipiet. Paginya hanya jalan-jalan pagi didepan rumah trus nikmati Kuliner Tinutuan, Bubur Khas Manado di Kantin Mama Pinkan. Hmmmm buburnya enak dan bergizi lho...




Nongkrong di Texas

Seharian mama main bersama anakku. Sebenarnya rencana mama, Azka ditinggalkan dulu di Upai, biar nanti dijemput lagi minggu depannya. Suamiku belum menyetujuinya dengan pertimbangan Azka masih menetek hingga skarang ini. Sabar ya mama, ntar juga Azka diantar kesini kok kalo dia udah 3 tahunan, Insya Allah. Amin.

Bete juga seharian di rumah, sorenya kami JJS bersama adikku Ipiet nongkrong di Texas Mall Paris Kotamobagu, sekalian ngajak Azka bermain di luar rumah.




Pulang Gorontalo

Besoknya 17 April, aku bangun sekitar pukul 05.00 pagi ntuk nyiapin semua keperluan kami di jalan nanti saat otewe Kota Gorontalo. Siapin barang-barang bawaan lainnya. Sepagi itu? Iya, karena kami pulang naik Bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) Jaya Indah. Startnya jam 7.30 tepat, jadi harus stand by sepagi ini.

Setelah semuanya siap, pukul 6 lewat sedikit, kami otewe ke Terminal Mongkonai, diantar pakai mobil oleh papaku. Mama dan ipiet pun turut serta ke Terminal Mongkonai. Selamat tinggal mama, papa, ipiet. Sampai jumpa lagi di liburan berikutnya. Doakan yana dan keluarga sehat-sehat terus... Amin.




Selfie disamping Sopir Bus AKAP. Suamiku gak mau berpose, hehe

Bus berangkat tepat waktu. Alhamdulillah kami dapat tempat duduk disamping Sang Sopir Bus AKAP, terlihat lebih luas dari tempat duduk lainnya sehingga anakku gak mabuk lagi di perjalanan.

Tiba di Terminal Isimu Kabupaten Gorontalo sekitar pukul 14.00 WITA. Melanjutkan lagi sisa perjalanan yang masih 4 jam lagi ke Kota Marisa. Suami memesan mobil via handphone dan nanti dijemput sekitar pukul 16.30 WITA. Lamanya menunggu. Selama diperjalanan ke Marisa diguyur hujan. Tiba di Marisa sekitar jam 9 malam. Langsung beres-beres barang bawaan, dan cusssss teparrrrrrr ngilangin capek. Cos besoknya start ngantor lagi. 
Blogger Perempuan